Mengenai Agama Yahudi Bagian I

Agama Yahudi merupakan agama yang diturunkan oleh Alloh kepada bangsa Israel melalui Nabi Musa. AS sehingga dalam membicarakan Yahudi maka tak lepas kita menceritakan kembali riwayat diatas yang sama-sama kita mengetahuinya, akan tetapi Agama Yahudi berbeda dengan Agama Israel yakni Agama Yahudi telah diperbaharui dari aslinya dengan Kitab sucinya adalah Talmud. Sedangkan Agama Israel ialah Agama Nabi Musa. AS. yang belum mengalami perubahan, dengan Kitab Sucinya ialah Taurat.


Pokok-pokok Ajaran Agama Yahudi.

Syari'at Agama Yahudi yang diterima oleh Nabi Musa. AS di Tursina, meliputi sepuluh perintah yaitu :
  1. Tiada Tuhan Selain Alloh.
  2. Jangan menyembah berhala.
  3. Jangan Menyebut Nama Allah dengan Sia-sia.
  4. Agar mensucikan Hari Sabbat.
  5. Hendaknya menghormati Ibu Bapak.
  6. Jangan Membunuh.
  7. Jangan Berzina.
  8. Jangan Mencuri
  9. Jangan Bersaksi palsu.
  10. Jangan mengingini Istri Orang lain.

Kitab Suci Agama Yahudi.
Taurat, Kitab Suci yang asli yang asli adalah Taurat sebagai tuntunan bangsa Israel dan sebetulnya Agama ini tidak boleh dipeluk oleh bangsa selain Israil, sebab hanya Yahudilah yang terpilih dalam perjanjiannya dengan Tuhan.

Talmud, Dalam Agama Yahudi dikenal dengan istilah Halakah (Perjanjian) dan Hagadah (Kisah-kisah). Kedua Kitab tersebut dijadikan satu yang dinamakan Talmud. Talmud merupakan Kitab baru yang dianggap sumber pengetahuan bagi manusia dan Talmud dianggap sebagai penjelas serta pengurai bagi kitab Taurat.  
Hukum Halakah misalnya : mengenai 39 macam pekerjaan yang tidak boleh dilakukan pada hari sabbat, tidak boleh memetik buah gandum, tidak boleh berjalan lebih dari 800 meter, seperjalanan. Peraturan Halakah adalah mempersukar bagi penganut yahudi yang baik, karena jarang yang dapat melaksanakannya secara keseluruhan.Mengenai Hagadah didalamnya dikisahkan tentang perkataan dan perbuatan orang-orang besar, Bukan tentang Taurat saja tetapi tentang karangan mereka sendiri mengenai Massais tentang pengadilan yang akan datang, dan sebagainya.


Tempat Sembahyang.

Orang Yahudi ialah Khemah, yang berukuran kurang lebih 32 x 16 meter, khemah itu dapat dipindah-pindahkan, mula pertama kemah itu diletakkan pada lembah Sinai kemudian dibawa terus kepengembaraan Israel sehingga masuk ke Kan'an (Palestina). Setelah ada di Kan'an diletakkan di Silo, sebelah Utara Yerussalem, kemah suci itu diletakkan didalamnya. dan sejak itu Baitul Makdis di Yerussalem menjadi Kiblat Agama Israil.Kemah dianggap Suci karena didalamnya diletakkan peti perjanjian, dimana tersimpan batu tertulis yang memuat amar sepuluh yang diterima oleh Nabi Musa. AS ketika di gunung Sinai.


Perkembangan Keagamaan
  • Mula-mula mereka beragama Kaldaniyah. Sudah itu diperbaharui oleh ajaran Nabi Ibrahim. AS.
  • Karena mereka bertebaran didaerah yang bermacam-macam, maka mengakibatkan memasukkan ajaran-ajaran Penyembah berhala.
  • Sesudah itu diperbaiki dengan Ajaran Nabi Musa. AS. Istimewa setelah mereka berada di Sinai. Sesudah menyebrang Laut Merah. Akhirnya mereka bertauhid (Menyembah Tuhan Yang Maha Esa).
  • Syariat Nabi Musa semakin lama semakin dipengaruhi kekafiran unsur-unsur kekafiran dan makin dikotori oleh tambahan-tambahan dari para Ulama Yahudi sendiri, kepecahan bangsa Yahudi setelah pecah menjadi dua negara dan tatkala terjadi pembuangan.
  • Setelah kembali dari pembuangan penyelewengan Agama Yahudi makin tampak. Teguran dari para Nabi setelah sepeninggalan Nabi Musa. AS seperti Nabi Ilyas, Ilyasa, dan lainnya mereka tidak memperhatikannya. Para Ulama Yahudi yang mengaku ahli Taurat telah menambah Hukum-Hukum Taurat dengan hukum mereka sendiri.
Upacara Agama.
Upacara Agama Ummat Yahudi yang terpenting ialah :
  • Kurban
     Kurban Pengampunan : yang dibagi dua
  1. Kurban Dosa yang maksudnya memperbaiki nisbah terhadap Tuhan Alloh menebus dosa dalam suatu priode tertentu. Korban ini dipersembahkan para hari pengampunan besar, sebagai hari penebus dosa para iman dan bangsa Israil. 
  2. Korban Kesalahan yaitu korban yang dilakukan apabila seorang melakukan kesalahan. Seperti : mencuri, tidak memenuhi nadar dan lain-lain.
     Kurban Kebaktian : korban tanda syukur apabila seorang mendapatkan karunia Tuhan.
  • Penyucian
Orang Israil dianggap najis apabila : menjamah mayat, memakan binatang haram, berpenyakit kusta, waktu perempuan nifas, orang yang menjamah mayat dianggap najis selama 7 hari. Mensucikannya dengan air suci yang dibuat dari abu lembu muda merah. Jika seorang berpenyakit kusta ia harus menghadap imam untuk diperiksa. Dan jika ia ternyata kena penyakit, ia harus disingkirkan diluar kota.
Seorang Ibu habis melahirkan dianggap najis selama 40 hari jika bayinya laki-laki dan 80  hari jika bayinya perempuan. Sesudah habis waktunya ia harus mempersembahkan korban pensucian.
  • Sunnat atau Khitan
Pensunatan (khitan) dilakukan oleh bangsa Israel adalah hari yang ke 8 dari kelahiran. Pada waktu sunnat itu saekalian memberi nama. Orang kafir yang sudah disunnat dapat masuk anggota apabila sudah disunnat.
  •  Do'a dan Sholat
Keduanya penting bagi kehidupan bani Israel, mereka sholat berjamaah do baiul makdis atau dalam synagoge yang berkiblat di baitul makdis. juga boleh berdo'a dan sholat sendirian. Orang Israel berdo'a dan sholat selama 3 kali, waktu yakni jam 9 pagi, 12 siang dan jam 3 sore. Waktu berdo'a mengangkat kedua tangan sambil berdiri dan mengarahkan kelangit. Adakah mereka berdo'a sambil berlutut atau sujud sehingga mukanya sampai kebumi. Dimana saja ada perkampungan Yahudi, mereka mendirikan sinagoge untuk peribadatan mereka.
  • Puasa
Orang Israel diwajibkan berpuasa pada hari pengampunan besar, semua puasa lainnya hukum sunnah Biasanya pada waktu ada bencana nasional. Orang Yahudi Parisi suka berpuasa pada hari Senin dan Kamis.
  • Hari-Hari yang Suci
     Orang-orang Yahudi menggap waktu ketujuh itu suci.
  1.  Hari Sabtu adalah hari ketujuh itu suci, mereka harus istirahat dari pekerjaannya sehari-hari, pada hari itu diadakan penghimpunan yuang suci.
  2. Bulan ketujuh adalah perayaan pengampunan besar, Hari pertama dibulan ketujuh ini sangat dimuliakan oleh mereka.
  3. Tahun Ketujuh dinamakan tahun Sabbat, selama tahun itu tanah tidak boleh dikerjakan, utang piutang tidak boleh ditagih, dsb.
Demikian mengenai Agama Yahudi bisa anda baca pada Artikel berikutnya masih mengenai Agama yahudi tentang Paskah, Pantekosta, Pengampunan Besar, Penumpasan, Upacara Tambahan, Hukum Muamalat, Fungsi pendeta, Golongan dan Madzhab, semua ada pada Mengenai Agama Yahudi Bagian II.

    0 komentar:

    Post a Comment

    Terima Kasih sudah berkunjung di blog Rojay Creative.. Silahkan Tinggalkan Komentar..